Tugas Karya Ilmiah Entrepreneurship



MENJADI PENGUSAHA SUKSES DARI NOL
Oleh :
Nama : Ahmad Bayadi Abdillah
NIM : 10114360
Kelas : KWU – 2
https://www.unikom.ac.id/img/logo_unikom_kuning.png
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA
2017
ABSTRAK
Cara menjadi Pembisnis yang sukses
Oleh :
Ahmad Bayadi Abdillah (NIM : 10114360)
Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk memaparkan cara memjadi pembisnis yang sukses. Adapun yang menjadi latar belakang penulisan ini karena Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar di dunia, dan memliki angka pengangguran yang sangat besar. Alasan utama banyaknya pengangguran adalah minimnya skill.
Kualitas terpenting dari entrepreneur yang bagus adalah energi dan determinasi. Hal lainnya adalah menjadi seorang yang persuasif, hal ini bisa dipelajari.


DAFTAR ISI

BAB 1. 4
1.1         Pendahuluan. 4
BAB 2. 5
2.1         Landasan Teoritis. 5
BAB 3. 7
3.1         Proses dan Hasil 7
3.1.1          Membangun Bisnis. 8
3.1.2          Menentukan Target. 9
3.1.3          Strategi Pemasaran. 10
3.1.4          Promosi Produk. 14
BAB 4. 25
4.1         Kesimpulan. 25
4.2         Daftar Pustaka. 26




                                                                                                                                                     BAB 1        

1.1      Pendahuluan

            Banyak orang yang berminat dan berniat untuk menjadi pengusaha yang sukses, namun hanya sedikit saja yang berhasil mewujudkan dirinya menjadi pengusaha sukses. Dalam hal ini modal utama yang harus dimiliki adalah kemauan. Pepatah yang mengatakan “dimana ada kemauan disitu ada jalan”.


                                                                                                                                                     BAB 2        

2.1      Landasan Teoritis

Entrepreneur adalah sesorang yang berani mengambil sebuah resiko yang diperlukan untuk mengorganisasikan dan mengelola suatu bisnis dan menerima imbalan jasa berupa profit nonfinancial. (Skinner, 1995)
Entrepreneur adalah orang yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai kesempatan – kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber – sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan daripadanya serta mengambil tindakan yang tepat, guna memastikan kesuksesan (Geoffrey G. Meredith et. Al, 1995)
Kewirausahaan adalah segala sesuatu yang penting mengenai seorang wirausaha, yaitu  orang yang memiliki sifat bekerja keras dan berkorban, memusatkan segala daya dan berani mengambil risiko untuk mewujudkannya ( Siswanto Sudomo, 1989 )
Dikatakan bahwa sebagai entrepreneur harus bekerja keras, berkorban dan berani mengambil resiko untuk mencapai kesuksesan.
Entrepreneurship Menjadi Pebisnis Ulung, Edisi Revisi, Elexmedia Komputindo, 2014, Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto (Hal : 27);





                                                                                                                                                     BAB 3        

3.1      Proses dan Hasil


Dalam membangun suatu usaha atau bisnis dasar utamanya adalah dimulai dari pemikiran atau ide tentang bagaimana, apa, di mana dan cara memulai bisnis tersebut. Dengan melakukan usaha yang sesuai dengan keinginan atau sesuai dengan hobi. Suatu bisnis dimulai dari ide-ide cemerlang dari seseorang tentang keinginan membangun usaha dan harapan akan keberhasilan usaha tersebut.  Selain itu, dapat pula disesuaikan dengan permintaan pasar/trend saat ini agar usaha yang dibangun dapat menyesuaikan dengan kebutuhan/keinginan pasar.
Peluang bisnis merupakan situasi yang memungkinkan terciptanya kerangka berpikir baru dalam rangka mengkreasi dan mengkombinasikan sumber daya untuk menghasilkan profit. Peluang bisnis merupakan kesempatan bagi seseorang untuk membuka usaha sesuai dengan keinginan, kemampuan, kekuatan, atau pengalaman sendiri. Seorang entrepreneur harus dapat melihat peluang tersebut, sekecil apapun. Karena dasar fundamental dari proses kewirausahaan sering dijumpai pada pola kesuksesan ventura. Selain variasi bisnis, wirausahawan, faktor geografi, dan teknologi, faktor pendukung utama juga mendominasi proses kewirausahaan yang dinamis. faktor pendorong  proses kewirausahaan adalah:
1.         Semangat meraih peluang bisnis.
2.         Wirausahawan terkenal.
3.         Hemat dan kreatif dalam menggunakan sumber daya yang ada.
4.         sadar akan perlunya kesesuaian dan keseimbangan.
5.         terintegrasi dan holistik.

3.1.1    Membangun Bisnis

Dalam membangun bisnis atau usaha harus berdasarkan skill atau kompetensi yang kita miliki, karena akan membuat kita lebih senang melakukan bisnis yang akan kamu lakukan.
Jangan membuka usaha karena ikut – ikutan atau karena pengaruh teman atau karena melihat orang lain sukses dengan kemampuan yang kita miliki.
menjadi seorang entrepreneurship adalah sebuah pekerjaan yang sangat mulia, karena kita memberikan suatu kesempatan bagi orang lain untuk mencari rezeki dan biaya hidup bagi keluarganya dari perusahaan yang kamu bangun,
Dalam mengatasi pengangguran dan kemiskinan di Negara ini, adalah anda harus mulai menciptakan lapangan kerja dengan membangun usaha sendiri. Dengan begitu, usaha yang anda bangun nantinya akan menyerap cukup banyak tenaga kerja yang sebelumnya merupakan pengangguran. Selain itu, secara tidak langsung dengan memberikan lapangan pekerjaan, anda juga akan membantu memberikan penghasilan bagi mereka yang menanggur sehingga mengurangi angka kemiskinan.
Membangun usaha yang sesuai dengan minat dan hobi anda. Dengan begitu, saya akan bersemangat dan tidak kesulitan dalam menjalankan usaha saya. Adapun usaha yang ingin saya jalankan adalah usaha di bidang fashion dan wedding organizer. Karena saya suka mendesain berbagai macam model pakaian, saya senang memperhatikan trend mode yang berjalan sekarang ini. Selain itu, saya senang bekerja dalam sebuah team untuk merancang sebuah tema acara, contohnya wedding organizer, mulai dari dekorasi, pakaian, hingga desain udangan dan prewedding photography.

3.1.2    Menentukan Target


Target utama yang harus anda capai adalah mendapatkan keuntungan/laba. Dengan begitu, artinya usaha yang anda jalankan sesuai dengan permintaan pasar dan banyak diminati. Sehingga menjadi patokan anda untuk terus mengembangkan usaha anda.
Seorang entrepreneur bias memajukan suatu bangsa karena bisa mengurangi tingkat pengangguran dan membuka lapangan pekerjaan di Negara tersebut dan dari usahanya tersebut pengusah member kontribusi iuran wajib pajak atas penghasilannya ke Negara tersebut.
Peran Entrepreneur bagi kemajuan di bidang IPTEK, Humaniora, dan Lingkungan juga berpengaruh. contohnya Bill Gates dalam IT yang sekarang sudah benar-benar mendunia. Hubungan antar Negara pun menjadi lebih mudah akibat komunikasi yang  semakin mudah. Selain itu, entrepreneur juga tidak hanya focus di satu sektor saja, tapi juga meliputi Humaniora, dan Lingkungan. Dimana dengan keuntungan atau profit yang dimiliki, tidak sedikit entrepreneur yang memberikan sedikit dari keuntungannya bagi kegiatan peduli lingkungan, maupun dalam bentuk lain seperti pemberian beasiswa, dsb.

3.1.3    Strategi Pemasaran


1.      Strategi pemasaran yang akan dilakukan untuk memenangkan persaingan yaitu dengan
¾    Menguji situasi pemasaran saat ini
Ø  Evaluasi kinerja sebelumnya maupun saat ini
Ø  Mengkaji persaingan
Ø  Menguji kekuatan dan kelemahan internal
Ø  Menganalisa lingkungan eksternal
¾    Menyertakan peluang dan menentukan sasaran
Ø  Menyertakan produk dan target pasar
Ø  Menentukan target yang terukur spesifik
¾    Mengembangkan strategi pemasaran
Ø  Segmen pasar
Ø  Memilih pasar sasaran
Ø  Posisi produk
Ø  Mengembangkan bauran pemasaran.
Contoh strategi dan produknya yaitu:
·         Market penetration            : menjual lebih banyak produk-produk yang ada di dalam pasar-pasar yang ada. Contohnya perusahaan minuman ringan dari produk Big Cola yang menjual produk lebih banyak dan lebih murah daripada pesaingnya lebih susah didapat.
·         Pengembangan produk     : Menciptakan produksi baru untuk pasar-pasar saat ini. Contohnya perusahaan mie instan dari produk Indomie yang menciptakan varian rasa yang baru dan unik dari pesaingnya.
·         Pengembangan pasar         : Menjual produk-produk yang ada kepasar-pasar baru. Contohnya perusahaan minuman ringan dari produk Big Cola yang memasukkan produknya kepasar-pasar modern maupun traditional yang baru.
·         Penganekaragaman           : Menciptakan produksi baru untuk pasar-pasar yang baru. Contohnya perusahaan makanan ringan yang membuat variasi baru yang khas untuk sebuah pasar baru untuk member cirri khas yang unik pada produknya tersebut.
Untuk menjadi produk terdepan, anda harus memodifikasi produk anda yaitu dengan strategi:
v  Membuat kemasan yang unik dari pesaing yang lain
v  Memberikan bonus isi minuman 20% dari isi produk sebelumnya
v  Membuat inovasi rasa baru yang belum ada di pasaran atau yang paling laris di pasaran
v  Sesekali memberikan promosi dengan memberikan buy 1 get 1 atau promo kupon undian, dsb
Tiga aspek utama dalam produk:
         Aspek manfaat
         Manfaat penggunaan
         Manfaat psikologis
         Manfaat mengatasi masalah
         Aspek visualisasi produk
         Atribut dan keistimewaan produk
         Kualitas produk
         Corak produk
         Kemasan dan label produk
         Merek
         Aspek menambah nilai produk
         Garansi
         Kemudahan instalasi
         Pengiriman
         Ketersediaan di pasar
         Layanan purna jual
Tingkatan tawaran produk dalam pasar:
         Manfaat inti (core benefit), yaitu jasa atau manfaat dasar yang sesungguhnya dibeli oleh pelanggan.
         Produk dasar (basic product)
         Produk yang diharapkan (expected product), serangkaian atribut dan kondisi yang biasanya diharapkan oleh para pembeli ketika membeli produk itu.
         Produk yang ditingkatkan (augmented product) yang melampau harapan pelanggan.
      Produk potensial (potential product) yang mencakup semua peningkatan dan transformasi yang pada akhirnya akan dialami produk tersebut di masa depan.
         Strategi distribusi yang dapat digunakan dalam  perdagangan untuk memasarkan berbagai macam kebutuhan konsumen dalam segmen keseluruhan adalah Distribusi intensif, yaitu strategi dengan mendistribusikan produk melalui sebanyak mungkin saluran dan anggota saluran (grosir atau pengecer). Semua ini dimaksudkan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan. Makin cepat konsumen terpenuhi kebutuhannya, mereka akan makin merasakan kepuasan. Hal ini cocok bagi konsumen dalam segmen keseluruhan.
         Untuk mengurangi biaya transportasi produk bagi perusahaan, dengan cara memilih modal yang tepat. Modal transportasi yang   akan dipilih seperti truk, dikarenakan modal transportasi ini sangat fleksibel, cepat dan juga andal dibanding lainnya dan membutuhkan sedikit pengepakan sehingga dapat menghemat biaya dalam jumlah yang besar.
Faktor-faktor internal yang harus dipersiapkan dalam sistem distribusi barang:
- Kemampuan penjualan dan kondisi yang mengiringinya.
- Kondisi pasar yang disasar.
- Kondisi internal organisasi atau perusahaan.
- Kondisi modal.

3.1.4    Promosi Produk


·         Mengetahui produk yang diinginkan para konsumen
·         Mengetahui tingkat kebutuhan konsumen akan suatu produk
·         Mengetahui cara pengenalan dan penyampaian  produk hingga sampai ke konsumen
·         Mengetahui harga yang sesuai dengan kondisi pasaran
·         Mengetahui strategi promosiyang tepat kepada para konsumen
·         Mengetahui kondisi persaingan pasar dan cara mengatasinya
·         Menciptakan image sebuah produk dengan adanya promosi
Caranya :
Iklan ( Advertising )
Layanan iklan dapat mengenalkan produk kita kepada para konsumen, selain itu juga dapat membantu pembentukan image produk yang kita tawarkan.

Promosi penjualan ( Sales Promotion )
Adanya promosi penjualan dapat membantu meningkatkan penjualan dalam jangka waktu pendek, biasanya hanya selama kegiatan tersebut diselenggarakan.

Penjualan perorangan ( Personal Selling )
Penjualan perorangan bertujuan untuk memberikan keyakinan dan pengenalan produk yang lebih dalam kepada para konsumen
Usaha kecil (small business) adalah usaha yang dikeloala secara mandiri, tidak mendominasi pasar dan memenuhi ukuran standar tertentu dari sisis laba dan jumlah karyawan. Usaha kecil umumnya memiliki karyawan kurang dari 20 orang (85%), antara 20 hingga 100 orang(10%), dan selebihnya antara 100 hingga 500 orang (5%). Usaha kecil ritel yang dimiliki pribadi, seperti toko sepatu, alat tulis, toko mainan, toko obat dan lain sebagainya.
-          Keunggulan pada usaha kecil meliputi:
Inovasi (usaha kecil lebih kreatif dalam menjalankan bisnisnya daripada perusahaan besar serta sangat inovatif dalam memunculkan ide-ide untuk barang dan jasa baru).
1.      Biaya rendah
2.      Ceruk pasar
3.      Layanan pelanggan (mampu memberikan pelayanan yang superior pada pelanggannya).

Kelemahan pada Usaha Kecil : memiliki manajemen yang kurang baik, kurangnya dana untuk membeli bahan baku, membeli peralatan, sewa tempat, promosi dan melatih karyawan, dan kebijan pemerintah yang tumpang tindih dan inkosistensimenyebabkan ketidakpastian berusaha dan ketidak pasyian hukum serta beban biaya.
Struktur usaha di Indonesia 2009 , jenis usaha besar berjumlah 4.677 dengan presentase 0.01% . untuk usaha menegah berjumlah 41.133 dengan presentase 0.08 %. Sedangkan usaha kecil berjumlah 52.176.795 dengan 1.04% sedangkan untuk usaha mikro sendiri ada sebanyak 52.176.795 dengan presentase yang sangat tinggi yaitu 98.88% dengan jumlah keseluruhan 52.769.280 unit.
Pesaing terberat di bidang usaha minuman ringan yaitu sesame pengusaha minuman ringan yang menjual produk yang sama tetapi harga lebih murah, tetapi dari segi produk/varian hanya dibedakan sedikit.
Strategi pemasaran yang akan dilakukan untuk memenangkan persaingan yaitu dengan
Ø  Menguji situasi pemasaran saat ini
Ø  Evaluasi kinerja sebelumnya maupun saat ini
Ø  Mengkaji persaingan
Ø  Menguji kekuatan dan kelemahan internal
Ø  Menganalisa lingkungan eksternal
Ø  Menyertakan peluang dan menentukan sasaran
Ø  Menyertakan produk dan target pasar
Ø  Menentukan target yang terukur spesifik
Ø  Mengembangkan strategi pemasaran
Ø  Segmen pasar
Ø  Memilih pasar sasaran
Ø  Posisi produk
Ø  Mengembangkan bauran pemasaran.
Contoh strategi dan produknya yaitu:
·         Market penetration      : menjual lebih banyak produk-produk yang ada di dalam pasar-pasar yang ada. Contohnya perusahaan minuman ringan dari produk Big Cola yang menjual produk lebih banyak dan lebih murah daripada pesaingnya lebih susah didapat.
·         Pengembangan produk           : Menciptakan produksi baru untuk pasar-pasar saat ini. Contohnya perusahaan mie instan dari produk Indomie yang menciptakan varian rasa yang baru dan unik dari pesaingnya.
·         Pengembangan pasar   : Menjual produk-produk yang ada kepasar-pasar baru. Contohnya perusahaan minuman ringan dari produk Big Cola yang memasukkan produknya kepasar-pasar modern maupun traditional yang baru.
·         Penganekaragaman     : Menciptakan produksi baru untuk pasar-pasar yang baru. Contohnya perusahaan makanan ringan yang membuat variasi baru yang khas untuk sebuah pasar baru untuk member cirri khas yang unik pada produknya tersebut.
Untuk menjadi produk terdepan, saya memodifikasi produk saya yaitu dengan strategi:
v  Membuat kemasan yang unik dari pesaing yang lain
v  Memberikan bonus isi minuman 20% dari isi produk sebelumnya
v  Membuat inovasi rasa baru yang belum ada di pasaran atau yang paling laris di pasaran
v  Sesekali memberikan promosi dengan memberikan buy 1 get 1 atau promo kupon undian, dsb
Jual lah barang yang membuat booming saat ini yang menyebabkan  produk tersebut berhasil merebut perhatian konsumen yaitu produk di bidang gadget/kamera, Action Cam/Sport Cam. Yang menyebabkan produk tersebut menarik perhatian konsumen adalah karena produk tersebut adalah inovasi baru di bidang teknologi kamera. Berbagai macam produk dengan berbagai harga mulai bermunculan di pasaran dengan harga yang cukup terjangkau dibandingkan dengan membeli kamera sekelas Mirrorless maupun DSLR. Sehingga banyak yang membeli kamera ini. Selain dilengkapi dengan beberapa fitur, kamera ini juga simple dan mudah di bawa/efisien dibandingkan dengan kamera DSLR.
Cara mendapatkan pelanggan bagi bisnis anda Salah satunya dengan cara pelayanan yang baik, menjaga kualitas produk yang baik dan memuaskan, dan memanfaatkan teknologi informasi sosial media yang sedang trend saat ini.
Cara mendapatkan modal :
Sumber-sumber modal usaha yang dapat kita gunakan:
a.       Tabungan pribadi
Keuntungan: paling kecil resikonya, tidak memberikan beban apabila digunakan sebagai modal awal usaha, dan menjadikan entrepreneur lebih mandiri daripada meminjam ke orang lain.
Kerugian: apabila usaha mengalami kerugian, maka
b.      Teman dan anggota keluarga
c.       Pegadaian
d.      Investasi swasta
e.       Mitra
f.       Pinjaman bank
g.      Perusahaan modal ventura
Produk yang dijual kepada individu untuk konsumsi dikenal sebagai produk konsumen. Konsumen banyak menggunakan produk yang sama, tetapi mereka menggunakannya untuk alasan yang berbeda dan dalam berbagai cara. Produk konsumen diklasifikasikan atas:
         Produk kebutuhan sehari-hari (beras, sayur, bumbu dapur, dan minyak goreng)
         Produk belanja (TV, computer, kulkas)
         Produk kebutuhan khusus (perhiasan, barang antik, aksesoris khusus, dan tiket konser).
         Faktor-faktor dapat mempengaruhi distribusi suatu barang diantaranya adalah :
         Saluran distribusi
Saluran distribusi beberapa bersifat ringkas dan sederhana; yang lain bersifat panjang dan rumit. Banyak perusahaan membeli barang yang mereka gunakan  dalam operasi mereka langsung dari produsen, sehingga saluran distribusinya menjadi pendek.
         Cakupan pasar
Cakupan pasar yang tepat, jumlah grosir atau pengecer yang akan membawa produk, bergantung pada sejumlah pada sejumlah faktor dalam strategi pemasaran.
         Biaya
Biaya memainkan peran utama dalam pemilihan saluran perusahaan (dan merupakan salah satu alasan utama atas begitu banyak perusahaan-perusahaan kecil telah memanfaatkan internet). Saluran distribusi lebih panjang berarti kontrol semakin sedikit bagi produsen, dan menjadi semakin jauh dari penjual dan pembeli.
         Kontrol
Hal ketiga yang perlu dipertimbangkan saat memilih saluran distribusi adalah kontrol terhadap bagaimana, di mana, kapan, dan berapa banyak produk yang dijual. Saluran distribusi lebih panjang berarti kontrol semakin sedikit bagi produsen, dan menjadi semakin jauh dari penjual dan pembeli.
         Konflik saluran
Keberhasilan setiap anggota saluran bergantung pada keberhasilan seluruh sistem saluran. Konflik bisa terjadi jika mendirikan pabrik atau membuka toko eceran sendiri dan dengan demikian mulai berbersaing dengan toko yang menjual produk-produknya. Hal ini juga akan mempengaruhi proses distribusi.
Strategi pemikatan pelanggan adalah cara dari suatu perusahaan menjalankan promosi atau pengenalan produk baru dan lamanya kepada masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan bidang penjualan pada produk yang mereka miliki. Dengan cara memberikan kesan yang menyenangkan sehingga pelanggan dapat menegetahui kelebihan dari produk baru atau untuk menentukan tingkat kepuasan pelanggan itu sendiri.
Proses pembelian konsumen ,

           Mengenali kebutuhan , konsumen akan mengenali kebutuhan nya sebelum melakukan pembelian. Pada tahap ini promosi akan membantu pemasar meraih minat konsumen terhadap produknya.
           Mencari Informasi , setelah mengenali kebutuhannya , konsumen akan mencari informasi terhadap produk yang dia inginkan. Pada tahap ini , melalui promosi pemasar dapat menawarkan ke konsumen tersebut perihal kelebihan atau keunggulan produknya dibanding produk lain.
           Evaluasi alternatif , konsumen yang telah memperoleh informasi atas prodouk yang sama dari beberapa perusahaan akan mengevaulasi alternatif pilihannya. Pada tahap ini , penjualan langsung oleh pemasar dengan memperagakan kualitas dan kinerja produk akan menarik minat pembeli.
           Keputusan membeli  , beberapa produk terpilih akan diputuskan konsumen untuk dibeli. Pada tahap ini , promosi penjualan dengan diskon atau tawaran hadiah  menarik lainnya akan berpengaruh terhadap keputusan membeli konsumen.
           Evaluasi pasca pembelian , konsumen akan melihat bagaimana after sales service produk tersebut pasca pembelian. Perusahaan harus menunjukkan teanggung jawab publiknya melalui service atas suatu produk yang telah dibeli masyarakat. Dengan demikian akan terjadi publikasi tidak langsung dari mulut ke mulut terhadap pelayanan pasca penjualan yang baik.
Faktor lokasi menjadi salah satu hal yang penting tingkat keramaian sebuah pusat belanja atau mal,  sesungguhnya promosi gencar dan berbiaya banyak, merupakan kegiatan yang kurang efektif untuk menarik banyak pengunjung. “Sebab, promosi itu kan sebenarnya sekadar pelengkap dari positioning pusat perbelanjaan modern. Pengembang harus dengan jeli menetapkan: pusat perdagangannya itu menyediakan barang seperti apa? Bagi mereka, sangat penting untuk mencari positioning yang sangat khas ataupun sangat spesifik. Andai pusat perdagangan tersebut akan menjadi tempat penjualan handphone dan komputer, ia harus mencari celah yang lebih spesifik. letak pusat perdagangan modern pun  mesti mudah dijangkau transportasi umum. “Jangkauan transportasi umum sangat penting. Sebab, sebagian besar pembeli atau pengunjung pusat perdagangan modern adalah para pedagang yang tentunya lebih banyak menggunakan transportasi umum—lain dengan pusat perbelanjaan modern atau mal yang pengunjungnya banyak dari strata ekonomi A-B dan menggunakan kendaraan pribadi.
Kembangkan karir
Pengembangan karier merupakan tanggung jawab HRD dalam menyiapkan, mengimplementasikan, dan memonitor career paths para karyawan. Karena individu – individu yang terpilih akan dipromosikan untuk menduduki posisi – posisi strategis di perusahaan sesuai jenjang, kompetensi, kapabilitas dan prestasi yang telah ditunjukannya.


Tujuannya adalah untuk mengembangkan para individu berdasarkan bakat yang mereka miliki. Bakat – bakat individu ini kemudian dikelompokkan dalam kelompok bakat yang disebut talent pool, yakni pemetaan human capital dalam organisasi yang menggambarkan kombinasi antara kinerja, kompetensi, dan kesesuaian talenta.

Bentuklah Tim
Karena dengan dibentuknya tim dalam sebuah perusahaan dapat berperan penting dalam membantu organisasi dalam menjangkau sasarannya. Keuntungan dari kerja sama tim bagi organisasi adalah: keputusan yang berkualitas tinggi, meningkatkan komitmen untuk penyelesaian dan perubahan, menurunkan tingkat stress individu dan kompetisi internal yang merusak, serta memperbaiki fleksibilitas dan respon.
Cara membentuk tim agar bekerja secara efektif,  maka kebutuhan harus dirancang secara hati-hati seperti semua bagian lain dari struktur organisasi. Jumlah anggota tim haruslah diperhatikan, dalam hal ini jumlah 4-6 orang merupakan jumlah yang efektif dalam satu tim. Untuk membentuk tim yang efektif perlu juga mengetahui karakteristik tim yang efektif: merasa mempunyai tujuan yang jelas, komunikasi terbuka dan jujur, pemikiran kreatif, fokus serta keputusan yang consensus.
Merger perlu dilakukan oleh beberapa perusahaan adalah antara lain : untuk kebutuhan bertahan hidup, melindungi diri dari perusahaan yang lebih kuat, diversitikasi atau memperoleh keuntungan dalam komposisi pasar, keunggulan teknologi kekuatan keuangan ataupun dalam menata manajemen.



                                                                                                                                                     BAB 4        

4.1      Kesimpulan


Menjadi seorang entrepreneur berarti secara langsung memperbaiki status ekonomi keluraga pada khususnya dan memperbaiki ekonomi bangsanya pada umumnya karena mengurangi angka pengangguran maupun angka kemiskinan.
Sifat-SifatEntrepreneur yang sejati yang cepat sukses yang memiliki diantaranya :
1.Percaya diri.
2.Berorientasi kepada tugas dan hasil.
3.Bekerja Keras.
4.Pengambil resiko.
5.Kepemimpinan.
6.Keorisinilan.
7.Berorientasi kemasa depan.


4.2      Daftar Pustaka

Entrepreneurship Menjadi Pebisnis Ulung, Edisi Revisi, Elexmedia Komputindo, 2015, Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto;
Metode Riset Bisnis, Sinergi, Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto;
Membangun Sinergisitas Kinerja Pemasaran, Gava Media, 2008, Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto;




SHARE
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar